Duri Bengkalis, Pindo On Line
Terkait penampungan CPO diduga illegal tanpa izin (truck tangki kencing) di Duri Bengkalis Riau, Tim LSM Gapotsu mendatangi Pangdam I BB di Jalan Binjai km 7 Medan untuk mengantarkan surat susulan yang sudah di kirim 1 minggu sebelumnya, dimana surat tersebut ditujukan ke Kapolda Riau dan Pangdam I Bukit Barisan Medan serta ditembuskan dan sudah dikirim ke Panglima TNI dan Kapolri serta instansi terkait ( resi pengiriman surat ada pada redaksi).
“ Kami hanya mengingatkan pak Pangdam, mana tahu lupa, lalai menidaklanjuti laporan kami tentang Penampungan CPO diduga illegal di sepanjang jalan Duri-Simpang Bangko Bengkalis Riau, agar ditertibkan minimal dipindahkan, karena penampungan berada persis dipinggir jalan sehingga menganggu dan tanya besar bagi warga yang melintas di jalan lintas Medan-Jakarta itu,” terang Pak Haji P. Daulay SP MSi itu di halaman Kodam I Bukit Barisan Medan, tgl 26/3-2024.
Sampai saat ini penampungan CPO itu masih terus beroperasi lancer, bahkan mendapat penjagaan ketat dari sekelompok berbaju preman, dimana lokasi tersebut disebut sebut dapat bekingan dari Oknum aparat berbaju loreng. Kami yakin harus Pak Pangdam dan Panglima TNI yang paling efektif menindak lanjutinya,” timpal Pak Torus pegiat LSM berkaliber Propinsi Riau, tgl 27/3-2024 via telpon dari sekitar lokasi penampungan.
Minimal pak Panglima TNI dan Pangdam I BB dapat menjelaskan tentang kebenaran dugaan oknum berbaju loreng tidak benar ada dibelakang lancarnya operasional penampungan CPO tersebut.
Hal tersebut disikapi aktivis mahasiswa pemerhati Sumbagut,” Jika Pangdam I BB dan Kodim Bengkalis ragu ragu menertibkannya, maka kami siap memberikan dukungan moral dengan aksi demo turun ke jalan dan markas kantor Kodam I BB dan Mapolda Riau,” ujar Bung Jiji dan Amos didampingi Pak Padjri ST dan Bung Deni dengan pakaian dinas PP disampingnya kepada kepada sejumlah jurnalis.**(Torus, Jihad Putra/Red)